SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Friday, 14 12 2018 December 2018 >

IMSYAK 04:29
SUBUH 04:39
DZUHUR 12:01
ASHAR 15:20
MAGHRIB 18:04
ISYA 19:14
Diterbitkan :
Kategori : ARTIKEL & KAJIAN ISLAM
Komentar : 0 komentar

Tanpa Tauhid Musnah Islam dan Ketaatan

☝☝☝☝☝☝☝☝

Taklim Ustadz:
Maududi Abdullah, Lc
Masjid Raudhatul Jannah
⏰ Sabtu, 5 Robiul Akhir 1439/ 23 Desember 2017.

——————————-
✔ Tauhid dalam Islam bersifat mutlak. Tidak bisa ditawar. Posisi tauhid seperti wudhu dalam sholat. Tanpa menghilangkan hadast , sholat menjadi percuma dan menjadi dosa.
– Musuh tauhid adalah syirik.
Jika ada syirik, sudah pasti tauhid musnah. Jika diibaratkan tauhid itu sebagai susu murni yang mendatangkan banyak kebaikan, maka syirik itu seperti kotoran manusia. Sebanyak apapun susu ketika dicampur kotoran manusia, maka menjadi sampah.
– Mengingat mutlak tauhid dalam Islam, maka harus diupayakan dan dijaga. Selain itu, juga harus selalu diminta kepada Allah. Sebagaimana para nabi juga tiada henti minta perlindungan Allah dari kesyirikan.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آَمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Rabbku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala (shonam).” (QS. Ibrahim: 35).

✔ Mengingat teramat mutlaknya tauhid pada Islam, maka adalah sangat wajib tiada henti menjaganya. Lalu, menjadikan tauhid nasehat yang paling utama kepada istri, anak dan karib-kerabat. Mengusahakan bertauhid secara berjamaah.
– Karena mulianya nasehat tauhid pada kekuarga, maka Allah memuji Lukmanul Hakim saat menasehati anaknya agar menjauhi syirik.

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.” (QS. Lukman: 13).

❎ Syirik adalah seperti racun bagi tubuh. Sesehat apapun tubuh ketika dimasuki racun sekecil apapun, jika tidak segera tertolong, maka kebinasaan yang akan menjadi akhir.
– Padahal syirik lebih berbahaya dari racun. Sebab, jika racun hanya membinasakan badan di dunia, sementara syirik menjadi penghancur akhirat.

Pemusnah harapan keselamatan di Hari Pembalasan. Sekecil apapun kesyirikan dalam hati jadi penolak ampunan Allah. Siapapun yang dosanya tak diampuni, maka haram masuk surga.

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.” (QS. Al-Maidah: 72)

❎ Jalan akhirat pemilik kesyirikan seluruhnya siksa dan nista, meskipun teman berkumpulnya kelak adalah mereka yang super mulia dan berkuasa di dunia. Seperti Fir’aun, Namrud dan mereka semua yang kafir dan menyombongkan diri.

❎ Yakinlah! Imanilah! Percayalah! Bahwa kesyirikan menjadi sebab kekekalan di neraka. Siapapun yang tercemat tauhidnya dan belum ditaubati lalu terbawa mati, maka tempatnya di akhirat adalah seburuk-buruk tempat. Neraka Jahanam! Tidak sekedar sebentar, melainkan selamanya. Kurun yang tiada batas. Abadi!*

Pentingnya Hijrah di Jalan Allah

✔ Hijrah kerap maknanya disempitkan sebagai peristiwa pindahnya Nabi Muhammad didampingi Abu Bakar dari Mekkah ke Madinah. Sehingga, seolah hijrah dalam Islam sekedar sejarah. Masa lampau yang tak lagi bisa diamalkan.
– Padahal, hijrah adalah salah satu syariat dan belum dihapus. Merupakan solusi dari Allah untuk situasi tertentu. Di saat tempat tinggal kita, lingkungan yang ada tak memberi ruang untuk mengimani dan mengibadahi Allah. Maka, sampai kapanpum hijrah bisa dilakukan, selagi dengan tujuan menuju tempat yang menjadikan iman dan ketaatan menjadi lebih baik.
وَمَنْ يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً

“Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak” [An-Nisaa/4 : 100]

✔ Bahkan, juga dinamakan hijrah, ketika tidak terjadi perpindahan tempat secara fisik, tetapi terjadi pergeseran dari kesesatan pada petunjuk. Dari maksiat pada ketaatan. Dari bid’ah pada sunnah. Dari kesyirikan menuju tauhid.

✔ Bahkan, hjjrah dalam situasi tertentu, diperintahkan Allah untuk disegerakan. Tidak boleh ditunda. Harus dilakukan secepat mungkin. Sebelum semua terlambat, ketika kematian datang menjemput.

وَسَارِعُوْا اِلىَ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجنَّةٍ عَرْضُهَا السَّموتُ وَالاَرْضُ

اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ ]ال عمران:133[

“Bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu dan bersegeralah menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa” (QS: Ali Imran; 133).*

➖➖➖➖▪▪➖➖➖➖

SebelumnyaPenyelenggaraan Khitanan Di Masjid Raudhatul Jannah SesudahnyaPENDAFTARAN PROGRAM BAHASA ARAB UNTUK PEMULA ANGKATAN KE 5 TAHUN AJARAN 2018-2019
TAHSIN KHUSUS RAMADHAN 1439 TAHSIN KHUSUS RAMADHAN 1439
TAHSIN KHUSUS RAMADHAN KHUSUS PRIA/IKHWAN TAHSIN KHUSUS RAMADHAN Program belajar membaca Alquran untuk pemula kembali dibuka khusus kelas Ramadhan di Masjid Raudhatul Jannah Islamic Center Pekanbaru Pilihan Hari : Senin...


TINGGALKAN KOMENTAR