Berita Terkini

Tag Archives: MASJID DI PEKANBARU

SIROH NABAWIYAH Ramadhan – Masjid Raudhatul Jannah

WhatsApp Image 2018-05-18 at 7.51.37 AM

DAUROH SYAIKH ABDURROZZAQ – Nasehat Pagi

akrilik

DAUROH USTADZ ZAMZAMI JUNED, Lc – Jangan Salah Meletakkan Cinta

poster

PENDALAMAN MAKNA SURAT AL-QORI’AH

Pendalaman Makna Surat Al Qoriah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الْقَارِعَةُ
1. Kata الْقَارِعَةُ adalah salah satu nama hari kiamat. Maknanya sesuatu yang mendadak dan mengejutkan.
مَا الْقَارِعَةُ
2. Kata tanya مَا lalu الْقَارِعَةُ

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ

3. Kata وَمَا dan apa, أَدْرَا memberi tahu, كَ kamu, الْقَارِعَةُ

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ

4. Diawali يَوْمَ hari, يَكُونُ menjadi ,النَّاسُ manusia, كَا seperti, الْفَرَاشِ anai-anai, الْمَبْثُوثِ yang bertebaran.

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ

5. Kata وَتَكُونُ dan menjadi, الْجِبَالُ gunung, كَا seperti الْعِهْنِ kapas, الْمَنْفُوشِ yang dihembus.

فَأَمَّا مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ

6. Diawali فَ maka, أَمَّا adapun, مَن siapa, ثَقُلَتْ berat, مَوَازِينُهُ timbangan-timbangannya.

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ

7. Maka فَ , dia هُوَ, di فِي, kehidupan عِيشَةٍ, diridhoi رَاضِيَةٍ.

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ

8. Dan وَ, adapun أَمَّا, siapa مَنْ, ringan خَفَّتْ, timbangan-timbanganya مَوَازِينُهُ.

فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ

9. Diawali فَ maka, أُمُّهُ berarti ibu dalam arti tempat kembali, هَاوِيَةٌ salah satu nama neraka. Arti katanya terjun atau jatuh dari ke tempat yang sangat dalam.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ

10. Dan apa وَمَا, memberi tahu أَدْرَا, kamu كَ, tentang apa dia, مَا هِيَهْ.

نَارٌ حَامِيَةٌ

11. Api نَارٌ, sangat panas حَامِيَةٌ.

Note:

✔ Hari kiamat adalah akhir dari usia dunia. Situasi yang teramat luar biasa membinasakan. Sangat dahsyat. Sebagaimana digambarkan Allah :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ * يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّا أَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَىٰ وَمَا هُمْ بِسُكَارَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ اللَّهِ شَدِيدٌ)

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya. (Al Haj 1-2)

▶ Yakinilah kedahsyatan hari kiamay. Karena hanya keyakinan yang bisa mempengaruhi iman dan amalan kita. Sementara sekedar tau bisa jadi tak memberi dampak apapun.
✔ Tau letaknya hanya di otak atau ingatan. Sementara yakin adanya dalam hati. Berbekal keyakinan hati akan menjadi pemberi perintah kebaikan. Pencegah dari kemaksiatan. Kepada seluruh anggota badan kita.

➡ Fase selanjutnya setelah kiamat adalah hari akhirat. Saat seluruh manusia dihadapkan pada pertanggung-jawaban atas setiap perbuatan selama hidup di dunia.
– Di akhirat, seluruh manusia terbagi dua. Mereka yang diridhoi Allah karena timbangan amal baiknya yang berat. Serta mereka yang dimurkai Allah lalu dicampakan ke neraka karena ringannya amal kebaikannya. Lebih berat maksiat dari ketaatan.*

PENDALAMAN MAKNA SURAT AT-TAKATSUR

Pendalaman Makna Surat At Takatsur

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ

1. Diawali أَلْهَا telah melalaikan, كُمُ kalian, التَّكَاثُرُ artinya berpacu memperbanyak dalam masalah dunia. (sementara arti bermegah-megahan tidak tepat). Karena asal kata التَّكَاثُرُ adalah كَاثُرُ artinya banyak.

حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِر

2. Kata حَتَّىٰ sampai, زُرْ menziarahi atau mendatangi, تُمُ kalian, الْمَقَابِر kuburan-kuburan. Artinya mati.

كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

3. Diawali كَلَّا sekali-kali tidak, سَوْفَ akan, تَعْلَمُونَ kalian mengetahui.

ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ

4. Kata ثُمَّ kemudian, كَلَّا sekali-kali tidak, سَوْفَ akan, تَعْلَمُونَ kalian mengetahui.

كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ

5. Kata كَلَّا sekali-kali tidak, لَوْ jika, تَعْلَمُونَ kalian mengetahui, عِلْمَ ilmu, الْيَقِينِ keyakinan.
– Yaitu saat kematian datang. Keyakinan ini yang dimiliki orang-orang beriman terhadap alam kubur, akhirat, surga dan neraka.

لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ

6. Kata لَتَرَوُنَّ sungguh benar-benar kalian akan melihat, الْجَحِيمَ neraka jahim. Artinya tempat yang sangat panas.

ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ

7. Kemudian ثُمَّ, lalu لَتَرَوُنَّهَا sungguh benar-benar kalian akan melihat, عَيْنَ mata, الْيَقِينِ yakin.

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

8. Kemudian ثُمَّ, dilanjutkan لَتُسْأَلُنَّ sungguh benar-benar kalian akan ditanya, يَوْمَئِذٍ hari itu, عَنِ dari atau tentang, النَّعِيمِ nikmat.

Note:

✔ Surat ini peringatan bagi manusia mengenai bahaya berlomba memperbanyak masalah dunia, seperti harta, gelar dan lainnya. Karena jika diperturutkan pasti tidak akan memuaskan. Hanya melalaikan dari mentaati Allah. Hanya bisa dihentikan oleh kematian.

Sebagaimana dipesankan Rosulullah dalam hadist dari Ibnu ‘Abbas:

لَوْ كَانَ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ لاَبْتَغَى ثَالِثًا ، وَلاَ يَمْلأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

“Seandainya manusia diberi dua lembah berisi harta, tentu ia masih menginginkan lembah yang ketiga. Yang bisa memenuhi dalam perut manusia hanyalah tanah. Allah tentu akan menerima taubat bagi siapa saja yang ingin bertaubat.” (HR. Bukhari no. 6436)

✔ Sebanyak apapun harta yang berhasil dikumpulkan, sesungguhnya sangat sedikit yang bisa dimiliki atau dinikmati. Sebagaimana disabdakan Rosulullah:

ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻣَﺎﻟِﻰ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻪِ ﺛَﻼَﺙٌ ﻣَﺎ ﺃَﻛَﻞَ ﻓَﺄَﻓْﻨَﻰ ﺃَﻭْ ﻟَﺒِﺲَ ﻓَﺄَﺑْﻠَﻰ ﺃَﻭْ ﺃَﻋْﻄَﻰ ﻓَﺎﻗْﺘَﻨَﻰ ﻭَﻣَﺎ ﺳِﻮَﻯ ﺫَﻟِﻚَ ﻓَﻬُﻮَ ﺫَﺍﻫِﺐٌ ﻭَﺗَﺎﺭِﻛُﻪُ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ
“Hamba berkata, “Harta-hartaku.” Bukankah hartanya itu hanyalah tiga: yang ia makan dan akan sirna, yang ia kenakan dan akan usang, yang ia beri yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan. Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan. ” (HR. Muslim no. 2959)

✔ Penggunaan kata زُرْ artinya ziarah juga diartikan mendatangi, juga bermakna singkat. Artinya, alam kubur, selama apapun dibandingkan akhirat amatlah singkat. Terlebih lagi alangkah singkatnya usia kita hidup di dunia!

✔ Penggulangan beberapa kata dalam surat ini adalah penekanan yang teramat sangat. Peringatan super keras terkait kehidupan setelah kematian.
✔ Dalam surat ini ada dua jenis keyakinan. Pertama عِلْمَ الْيَقِينِ, yaitu keyakinan awal dari sebuah informasi yang diyakini kebenarannya. Kemudian, keyakinan yang lebih tinggi عَيْنَ الْيَقِينِ. Keyakinan yang muncul setelah melihat langsung. Sedangkan حَقِ الْيَقِينِ adalah tingkat puncak keyakinan. Yaitu ketika sudah merasakan langsung apa yang didengar dan dilihat.*

Taklim Ust Maududi Abdullah, Lc di Masjid RJ, 28 Jumadil Awal 1439/13 Februari 2018.

Silahkan share..
Semoga menjadi Amal jariah untuk anda.

Admin
ERJE MEDIA

~~~~~

DIKLAT MUAMALAH | Dr.ERWANDI TARMIZI, Lc, MA | Masjid Raudhatul Jannah

Untitled-1 copy

DONOR DARAH DI MASJID RAUDHATUL JANNAH

DONOR DARAH AKRILIK

TABLIGH AKBAR KEMANUSIAAN-KEPADAMU DUNIA

WhatsApp Image 2018-02-02 at 9.26.42 AM

DAUROH USTADZ ABDULLAH ZAEN, MA

brosur terbaru copy

DAUROH USTADZ Dr. ALI MUSRI SEMJAN PUTRA, MA

brosur terbaru copy