Berita Terkini
Kiat dan Langkah-langkah Meraih Cinta Allah

Kiat dan Langkah-langkah Meraih Cinta Allah

Kiat dan Langkah-langkah Meraih Cinta Allah

❤❤❤❤❤❤❤❤

Ustadz : Ahmad Doni

Masdjid Raudhatul Jannah

4 Robiul Akhir 1439/ 21 Desember 2017

✔Al Imam Ibnu Qoyim Al Jauziyah dalam Kitab Madarijus Salikin menyebut sejumlah sebab hamba mendapatkan cinta Allah. Antara lain:

1. Membaca Al Qur’an dengan mengetahui dan memahami makna yang terkandung di dalamnya.

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.(Shaad 29)

– Selain itu, teramat besar fadilah membaca Al Qur’an. Salah satunya adalah 10 pahala untuk setial huruf. Sulit mengira dengan pasti berapa besar pahala membaca satu lembar Al Qur’an. Terlebih lagi jika satu juz atau lebih.

2. Memperbanyak ibadah sunnah setelah ibadah wajib.
– Usai sholat 5 waktu, lengkapi dengan sholat-sholat sunnah.
-Usai puasa Ramadhan, perbanyak puasa sunnah.
– Usai membayar zakat wajib, lanjutkan dengan zakat sunnah seperti sedekah dan sejenisnya.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ قَالَ مَنْ عَادَى لِى وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَىَّ عَبْدِى بِشَىْءٍ أَحَبَّ إِلَىَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِى يَسْمَعُ بِهِ ، وَبَصَرَهُ الَّذِى يُبْصِرُ بِهِ ، وَيَدَهُ الَّتِى يَبْطُشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِى يَمْشِى بِهَا ، وَإِنْ سَأَلَنِى لأُعْطِيَنَّهُ ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِى لأُعِيذَنَّهُ

“Allah Ta’ala berfirman: Barangsiapa memerangi wali (kekasih)-Ku, maka Aku akan memeranginya. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan wajib yang Kucintai. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku semakin mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya.”.

3. Mengingat Allah dalam kondisi apapun dan di manapun.
– Berdzikir dalam bentuk apapun adalah merupakan bukti selalu mengingat Allah. Situasi yang harus dijaga dan selalu ada pada diri kita. Setiap saat. Cara terbaik adalah dengan membaca doa-doa yang diajarkan Rosul untuk setial kegiatan. Seperti doa hendak tidur atau bangun tidur.
– Semakin banyak mengingat Allah, maka semakin banyak kita diingat Allah.
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

“Maka ingatlah pada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian.” (QS. Al Baqarah: 152).

4. Memdahulukan Allah dari hawa nafsu.
– Ukuran kecintaan kita pada Allah ketika semua yang kita lakukan selalu ditimbang dengan keridhoan Allah.

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ

40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. (An Naziat 40)

– Kecintaan pada Allah menjadi pembatas kuat kita dari mengerjakan apapun yang tak diridhoi-Nya.*

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>